Monday, March 12, 2012

Cara Hindari Risiko Luka pada Kaki Penderita Diabetes


Ulkus atau luka pada kaki biasa terjadi pada orang dengan diabetes. Ketika kondisi diabetes sedang tidak terkontrol atau tidak diobati, maka dapat menyebabkan amputasi. Bahkan, diabetes adalah penyebab utama amputasi ekstremitas di Amerika Serikat dalam kasus-kasus yang tidak melibatkan cedera traumatis.

Istilah diabetes melitus mengacu pada sekelompok penyakit yang mempengaruhi bagaimana tubuh menggunakan glukosa darah, atau biasa disebut dengan gula darah. Glukosa sangat penting untuk kesehatan karena merupakan sumber penting dari energi untuk sel-sel yang membentuk otot dan jaringan. Selain itu, juga merupakan sumber utama bahan bakar otak.

Jika menderita diabetes, apa pun jenisnya, berarti memiliki terlalu banyak glukosa dalam darah. Terlalu banyak glukosa dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Komplikasi jangka panjang diabetes berkembang secara bertahap. Semakin lama menderita diabetes, semakin tinggi risiko komplikasi.

Komplikasi diabetes yang mungkin terjadi termasuk:

1. Penyakit kardiovaskular
2. Kerusakan saraf (neuropati)
3. Kerusakan ginjal (nefropati)
4. Kerusakan mata (retinopati)
5. Kerusakan kaki
6. Masalah pada kulit dan mulut
7. Masalah otak
8. Kanker

The American Podiatric Medical Association merekomendasikan cara untuk membantu mengurangi risiko luka pada kaki seperti dikutip dari HealthMonitor, Senin (12/3/2012) antara lain:

1. Hindari merokok dan alkohol.
2. Menjaga kadar kolesterol dalam rentang normal.
3. Mengelola kadar glukosa darah.
4. Pakailah sepatu dan kaus kaki setiap saat.
5. Periksa kaki secara teratur untuk adanya luka atau kelainan.
6. Merawat luka tetap bersih dan diperban.

No comments:

Post a Comment