Tuesday, July 9, 2013

Tips Tetap Bugar Saat Berpuasa di Bulan Ramadhan

Ramadan merupakan bulan suci yang sangat istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Ramadan tak hanya mengajarkan bersabar menahan lapar dan dahaga sejak terbit hingga terbenam matahari, namun sarat dengan nilai mulia.

Namun, bagimana caranya menjalankan puasa dan ibadah Ramadan namun tubuh tetap bugar? Kondisi fisik dan mental orang berpuasa perlu dipersiapkan. Agar tetap sehat selama menjalankan ibadah puasa, ikuti tips seperti dikutip dari laman Arab News berikut.

Mulailah dengan perencanaan makanan dan membuat daftar belanja sehingga Anda memiliki rencana makan selama Ramadan yang tersusun dengan rapi. Sehingga, tidak kalang kabut saat menentukan menu berbuka. Tubuh yang sehat sangat membantu Anda ketika beraktivitas di siang hari. Jadi, mulailah berbuka dengan menu sehat hari ini, hindari junk food dan pilih makanan sehat seimbang.

Kurangi teh, kopi dan minuman bersoda

Sekarang waktu yang baik untuk mengurangi asupan teh, kopi dan minuman bersoda lain yang mengandung kafein. Cobalah untuk membatasi diri hanya mengonsumsi minuman berkafein dua kali sehari selama Ramadan. Ini penting untuk meminimalisasi gejala sakit kepala.

Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan mengonsumsi air minum sebanyak 8-10 gelas sehari saat berbuka dan santap sahur. Mengonsumsi minuman bersoda dan berkafein akan membuat Anda terjaga di malam hari, dan memiliki efek diuretik pada tubuh.

Jaga kesehatan

Berpuasa selama Ramadan merupakan waktu tepat untuk memperbaiki metabolisme tubuh sehingga tubuh makin sehat. Jangan memikirkan berpuasa sebagai cara berdiet, namun bagaimana menahan nafsu dan menjalani hidup sehat.

Jika Anda memiliki masalah kesehatan, ada baiknya berkonsultasi pada dokter. Tanyakan pada dokter, bagaimana cara terbaik untuk membantu tubuh agar bisa menjalankan puasa dengan sehat.

Kebiasaan makan sehat

Pertahankan kebiasaan makan yang baik dengan menu seimbang dengan buah dan sayuran. Cobalah untuk tidak makan terlalu cepat saat berbuka puasa. Kunyahlah makanan dengan lembut dan jangan lupa untuk minum cukup untuk menghindari dehidrasi dan sakit kepala pada siang hari.

Perbanyak jus buah segar juga bisa membantu tubuh tetap fit selama Ramadan. Jika air urin terlihat berwarna gelap dan pekat, bisa menjadi bahaya bahwa Anda tidak cukup minum air. Minum banyak air juga akan membantu Anda menghindari sembelit.

Jangan lupa olahraga

Hal ini penting yang bisa membantu sirkulasi oksigen dalam tubuh tetap lancar adalah dengan berolahraga. Lakukan kegiatan aktif setelah berbuka, minimal melakukan aktivitas berjalan santai.

Tidur cukup

Tidur malam yang baik diperlukan untuk memastikan keseimbangan tubuh di hari berikutnya terutama bagi mereka yang pergi bekerja atau belajar. Kurang tidur dapat menyebabkan gelisah, sakit kepala dan masalah pencernaan yang buruk.

Sempatkan diri tidur siang karena ini akan memberikan energi dan menyegarkan Anda sehingga Anda dapat menikmati malam Anda.

Sahur

Semua pakar kesehatan sangat merekomendasikan makan sahur sebelum Anda memulai hari saat berpuasa. Meskipun berat terbangun di waktu subuh untuk sahur, hal ini penting dilakukan.

Sebagai ganti waktu tidur Anda yang terganggu, Anda bisa mengganti waktu tidur di sore hari menjelang berbuka. Agar tak repot menyiapkan santap sahur di waktu subuh, sebelum tidur masak makanan sahur dengan menu yang mudah dibuat.

Cobalah persiapkan makanan yang dapat memberikan Anda energi untuk menikmati hari di siang hari. Karena cuaca Ramadhan tahun ini cukup panas, jangan lupa minum air putih, dan jus untuk menghindari dehidrasi sepanjang berbuka hingga sahur.

Tubuh yang fit membuat Anda dapat melakukan puasa dan ibadah Ramadan lainnya dengan lebih khusyuk.


Friday, June 14, 2013

Hati-Hati!!! Zat Dalam Makanan Ini Sebabkan Migrain

Semua orang yang pernah mengalami migrain atau sakit kepala sebelah pasti tahu bagaimana rasa sakit yang diakibatkan oleh penyakit ini. Gejala dan rasa sakit akibat migrain bisa lebih parah dari sakit kepala biasa dan bertahan hingga berjam-jam. Beberapa gejala migrain antara lain mual, muntah, pandangan yang kabur, dan sensitif pada cahaya serta suara.

Sayangnya hingga saat ini tak ada panduan pasti tentang bagaimana mencegah migrain. Pemicu migrain bisa bermacam-macam bergantung pada orangnya. Namun tentu tak ada salahnya mewaspadai hal yang bisa memicu migrain, terutama pada makanan. Berikut adalah beberapa zat dalam makanan yang bisa memicu munculnya migrain, seperti dilansir oleh US News.

1. Tyramine
Zat tyramine bisa ditemukan secara alami dalam makanan. Tyramine adalah zat yang diproduksi oleh protein ketika makanan mulai dibiarkan lama. Semakin lama umur makanan, maka semakin banyak juga tyramine yang diproduksi. Beberapa makanan yang mengandung tyramine adalah keju, baik mozarella maupun cheddar. Selain dalam keju, beberapa daging olahan juga mengandung tyramine, seperti hot dog, bacon, ham, dan lainnya. Beberapa buah dan produk kedelai juga memiliki tyramine, seperti tahu, buah kering, acar, pisang, dan alpukat. Pada buah-buahan, kadar tyramine semakin tinggi ketika buah terlambat dipanen.

2. Alkohol
Alkohol meningkatkan aliran darah ke otak. Hal ini bisa menyebabkan migrain. Alkohol dalam minuman seperti wine, bir, whiskey, dan sampanye bisa menyebabkan migrain.

3. Tannin
Tannin adalah bahan yang bisa memberikan rasa tertentu pada tanaman. Tannin bisa ditemukan dalam teh, apel merah, pir, cuka sari apel, dan red wine. Makanan lain yang mengandung tannin dalam kadar tinggi adalah lemon, jeruk nipis, jambu, melon madu, jeruk, nanas, aprikot, dan blackberry. Ketika buah-buahan dipanen, jumlah tannin menurun dan fruktosa meningkat. Untuk itu kebanyakan tannin terdapat dalam kulit buah-buahan.

4. Kafein
Kafein sebenarnya bisa juga menjadi hal yang meredakan migrain. Namun dalam beberapa kasus, kafein juga bisa memicu migrain terutama pada orang yang sensitif pada kafein. Jika Anda termasuk orang yang sensitif pada kafein, hindari cokelat, kopi, minuman bersoda, atau teh.

Selain zat pemicu migrain di atas, beberapa hal lain juga bisa menyebabkan migrain seperti pemanis buatan, MSG, bahan pengawet, serta sulfida dan nitrat. Jika Anda pernah terkena migrain, sebaiknya awasi makanan yang Anda konsumsi. Pastikan untuk membawa zat yang tertera dalam label makanan sebelum mengonsumsinya.

Thursday, May 9, 2013

MITOS & FAKTA Kanker Serviks

 

Assalamualaikum wr. wb, salam sejahtera untuk semua pembaca, semoga dihari ini, kesehatan senantiasa bersama kita, amin. Berikut ini Mitos & Fakta Kanker serviks :
  • Mitos: kanker serviks (leher rahim) sama dengan kanker rahim.
Faktanya: serviks adalah bagian paling bawah dari badan rahim. Kanker serviks adalah tumbuhnya sel-sel tidak normal pada serviks.
  • Mitos: Kanker serviks tidak perlu dikhawatirkan karena kejadiannya tidak banyak.
Faktanya: Di Indonesia, 37 perempuan terdiagnosa kanker serviks setiap harinya. Diperkirakan 20 orang perempuan Indonesia meninggal karena serviks tiap hari.
  • Mitos: kanker serviks adalah penyakit keturunan.
Faktanya: kanker serviks disebabkan oleh virus human papiloma (HPV) yang bersifat onkogenik (penyebab kanker). HPV tipe 16 dan 18 bersama-sama menyebabkan 71% kasus kanker serviks. Tipe HPV onkogenik lainnya penyebab kanker serviks adalah 31,33 dan 45 yang bersama dengan tipe 16 dan 18 menyebabkan 80 persen kasus kanker serviks.
  • Mitos: Orang yang sudah menikah atau memiliki pasangan seksual yang tetap tidak perlu khawatir terjangkit
Faktanya: Setiap perempuan dapat terinfeksi HPV semasa hidupnya. Bahkan jika telah terinfeksi tidak berarti akan terlindung dari infeksi yang berikutnya.Infeksi virus HPV dapat mengakibatkan terjadinya sel abnormal dan pra-kanker seiring berjalannya waktu dan dapat berkembang menjadi kanker.
  • Mitos: kanker serviks hanya mengancam perempuan lanjut usia
Faktanya: penyakit ini dapat menjadi ancaman semua perempuan tanpa memandang usia. Adenokarsinoma (kanker serviks yang paling agresif) merupakan kanker serviks yang lebih sering terjadi pada perempuan muda dan lebih sulit terdeteksi melalui skrining atau deteksi dini.
  • Mitos: Pemakaian kondom mencegah kanker serviks
Faktanya: kondom tidak sepenuhnya melindungi perempuan dari infeksi HPV karena penyebaran virus tidak hanya melalui penetrasi seksual tetapi bisa terjadi melalui kontak kulit ke kulit di area genital. Perempuan yang aktif secara seksual rentan terhadap infeksi HPV sepanjang hidupnya.
  • Mitos: Gejala kanker serviks mudah dilihat
Faktanya: kebanyak infeksi awal HPV dan kanker serviks stadium dini berlangsung tidak menimbulkan gejala sedikitpun sehingga penderita masih dapat menjalani kegiatan sehari-hari.
Apabila sudah stadium lanjut maka gejala yang timbul adalah, pendarahan sesudah senggama, pendarahan spontan yang terjadi antara periode menstruasi rutin, nyeri panggul dan nyeri ketika berhubungan seksual.
  • Mitos: kanker serviks tidak dapat dicegah
Faktanya: vaksinasi HPV merupakan pencegahan primer terhadap kanker serviks dengan membantu pembentukan antibodi.Papsmear merupakan pencegahan sekunder yang berfungsi mendeteksi sel abnormal atau sel prakanker.
  • Mitos: remaja putri tak perlu divaksin
Faktanya: penelitian menemukan rentang waktu sejak pertama kali berhubungan seks sampai usia 25-30 tahun merupakan periode insidensi dan prevalensi infeksi virus penyebab kanker serviks tertinggi pada perempuan.
Sehingga penting untuk memberi vaksin sejak sedini mungkin untuk mengurangi resiko mereka sebelum terinfeksi virus penyebab kanker serviks.

Monday, April 8, 2013

Mimisan (Epistaksis)

 
Mimisan atau dalam bahasa kedokterannya disebut Epistaksis merupakan gejala yang sangat sering dijumpai pada anak anak, walau demikian banyak orang tua yang ketakutan dan bingung bila anaknya kedapatan sedang mimisan. Mimisan sendiri bukan merupakan suatu penyakit tetapi merupakan gejala dari suatu penyakit, itu artinya mimisan bisa terjadi karena bermacam sebab dari yang ringan sampai yang berat.

Mimisan merupakan gejala keluarnya darah dari hidung yang dapat terjadi akibat sebab kelainan lokal pada rongga hidung ataupun karena kelainan yang terjadi di tempat lain dari tubuh. Kelainan lokal dapat berupa trauma misalnya mengorek hidung, terjatuh, terpukul, benda asing di hidung, dan iritasi gas yang merangsang.
 
Sebab lokal yang lain adalah infeksi hidung dan organ sekitarnya, tumor baik yang jinak maupun ganas, perubahan lingkungan yang mendadak misalnya perubahan tekanan atmosfir yang mendadak pada penerbang dan penyelam, benda asing yang masuk ke hidung tanpa permisi, dan penyebab yang lain yang belum diketahui dengan pasti.

Sedangkan kelainan di bagian tubuh yang lain yang bisa menyebabkan mimisan antara lain, penyakit jantung dan pembuluh darah seperti tekanan darah tinggi dan kelainan pembuluh darah, kelainan darah seperti turunnya kadar trombosit, gangguan pembekuan darah, leukimia. Kelainan lain yang menyebabkan mimisan yaitu, infeksi seluruh tubuh seperti demam berdarah, gangguan hormonal dan kelainan bawaan.
 
Memang penyebab mimisan seperti yang dijabarkan diatas sangat banyak dan kompleks, baik yang merupakan penyebab yang ringan (tidak memerlukan penanganan lebih lanjut) maupun yang merupakan penyebab yang berat alias harus mendapatkan penanganan khusus. Maka dari itu perlu dilakukan pemeriksaan yang cermat pada pasien dengan mimisan untuk diobati dengan cermat dan tepat.


Prinsip penanganan mimisan ada tiga yaitu menghentikan perdarahan, mencegah komplikasi dan mencegah terulangnya mimisan. Untuk perdarahan yang ringan, menghentikan perdarahan dapat dilakukan dengan menekan kedua cuping hidung ke tengah selama beberapa menit. Untuk perdarahan yang hebat dan penghentian perdarahan dengan menekan cuping hidung gagal maka pasien perlu segera dibawa ke dokter untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
 
Komplikasi yang sering terjadi pada pasien dengan mimisan adalah syok dan anemia. Kedua komplikasi ini terjadi akibat perdarahan yang banyak yang tidak tertanggulangi atau terlambat mendapatkan penanganan. Komplikasi yang lain adalah turunnya tekanan darah akibat dari kehilangan darah yang banyak.
 
Tidak usah khawatir, menurut para ahli 90 persen mimisan akan berhenti sendiri dengan segera, sedangkan yang 10 persen memerlukan tindakan khusus. Asal tidak terlambat mendapatkan penanganan maka komplikasi yang berat tidak terjadi.
 
Tahapan pertolongan pertama pada anak yang mengalami mimisan:
1. Dudukkan anak, agar hidung lebih tinggi dari jantung. Jangan tidur telentang sebab aliran darah ke hidung bertambah deras dan darah dapat tertelan ke belakang.
2. Bungkukkan badannya ke depan sedikit, lalu beri instruksi agar bernafas dari mulut.
3. Tekan cuping hidung selama kurang lebih lima menit.
4. Pada hidung anak bisa diberikan kompres dingin untuk memperlambat aliran darah ke hidung.
5. Bila setelah lima menit mimisan belum berhenti, tekan lagi cuping hidung selama 10 menit.
6. Jika masih tetap berdarah, bawalah anak ke rumah sakit terdekat.
7. Jangan lupa, akan lebih baik setelah melakukan pertolongan pertama, segera konsultasikan kondisi ini pada dokter.  

Buah-Buahan Yang Berserat Tinggi

Avokad Hijau
 
Avokad hijau bermanfaat untuk menanggulangi anemia, terapi kecantikan, dan membantu regenerasi sel darah merah. Avokad hijau termasuk jenis buah yang banyak mengandung serat (2,2 gram per 100 gram bahan) sehingga bisa digunakan untuk melancarkan saluran pencernaan dan mencegah konstipasi. Avokad hijau juga bisa digunakan untuk mencegah malnutrisi karena kandungan lemaknya tinggi. Namun, jika dikonsumsi terlalu banyak bisa menyebabkan kegemukan. Selain serat dan lemak, avokad hijau juga mengandung protein, vitamin A, kalium, kalsium, dan magnesium.

Jambu Biji Merah
 
Jambu biji merah cocok digunakan untuk terapi penyembuhan diabetes millitus karena rendah kalori dan glukosa. Jambu biji merah juga bisa digunakan untuk mengatasi infeksi, menurunkan kadar kolesterol, sebagai antioksidan dan antikanker, mengatasi kanker, mengatasi sariawan, melancarkan saluran pencernaan, mencegah konstipasi, dan membersihkan darah. Jambu biji merah mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, fosfor, dan magnesium. Selain itu, jambu biji merah mengandung serat tinggi dengan kadar 7,3 gram per 100 gram bahan.

Tomat
 
Tomat termasuk buah berserat tinggi dengan kadar 4,2 gram per 100 gram bahan. Tomat dikenal dengan kandungan likopen (zat warna merah tomat) yang mampu mencegah kanker prostat. Karena itu, kaum adam lebih dianjurkan mengonsumsi tomat secara rutin (setiap hari) agar tidak terkena kanker prostat.

Zat gizi lainnya yang terdapat dalam tomat adalah provitamin A, vitamin C, vitamin B1, dan asam sitrat. Zat gizi dalam tomat berkhasiat untuk mencegah kanker prostat, menurunkan tekanan darah, membantu pembentukan glikogen dalam hati, mencegah usus buntu, mencegah terjadinya penggumpalan darah, mencegah gusi berdarah, mengatasi masalah kegemukan, membersihkan darah dan hati, serta mencegah terjadinya rabun senja.

Tomat juga bermanfaat untuk manjaga kesehatan hati dengan cara menyeimbangkan fungsi hati. Selain itu, tomat juga bisa meningkatkan nafsu makan sehingga bisa mengobati penyakit anorexia (tidak nafsu makan).

Apel Merah
 
Kandungan serat dalam apel merah sekitar 2 gram per 100 gram bahan. Apel merah mengandung serat yang larut dalam air, asam organik, dan kalium. Apel merah berkhasiat untuk menstabilkan tekanan darah. Kulitnya mengandung pektin (termasuk serat makanan yang larut dalam makanan) yang berfungsi sebagai pembersih racun dari dalam tubuh, menyerap kelebihan air dalam usus, memperlunak feses, membantu menghalangi karies gigi dan gisi), menurunkan kadar kolesterol, dan meningkatkan HDL (high density lipoprotein)

Leci
 
Daging buahnya mirip dengan buah lengkeng dan rambutan. Leci bisa digunakan untuk memperbaiki keadaan kulit. Penderita diabetes millitus sebaiknya tidak mengonsumsi buah leci karena kadar gulanya tinggi sehingga cepat menaikkan kadar glukosa darah. Leci mengandung beberapa beberapa zat gizi, diantaranya sukroko, glukosa, vitamin C, kalsium, magnesium, dan fosfor. Leci juga mengandung serat dengan kadar 1,6 gram per 100 gram bahan.

Lengkeng
 
Kandungan gizi dalam lengkeng bermanfaat untuk memperbaiki fungsi jantung dan peredaran darah, menambah nafsu makan, mencegah anemia, mencegah pemutihan rambut secara dini, membantu mempercepat penyembuhan luka luar, meningkatkan fungsi saraf, melancarkan saluran pencernaan, mencegah konstipasi, dan untuk terapi kecantikan. Kandungan energi yang tinggi dalam lengkeng sangat bermanfaat untuk meningkatkan stamina setelah sakit.

Nanas
 
Kandungan zat gizi dan fitokimia dalam nanas diantaranya vitamin A, vitamin C, mangan, kalsium, magnesium, dan pektin. Selain itu, nanas juga mengandung serat dengan kadar 1 gram per 100 gram bahan. Pektin dalam nanas berfungsi untuk memperlancar pembuangan tinja dari usus, membantu meredakan panas dalam paru, meredakan batuk, mengatasi ginjal dan saluran kandung kemih, mengatasi sariawan, meredakan demam, mengobati penyakit jantung dan stroke, mengatasi infeksi, melancarkan saluran pencernaan, mencegah konstipasi, serta mengatasi gangguan anemia (jika dimasak bersama bahan makanan hewani seperti daging ayam). Selain itu nanas berfungsi sebagai antikanker dan antioksidan

Pepaya
 
Pepaya mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, kalium, kalsium, magnesium, karbohidrat, dan papain. Pepaya juga mengandung serat dengan kadar 1,3 gram per 100 gram bahan. Papain dalam pepaya berfungsi untuk mengurai protein dalam usus, dan memperlancar keluarnya air susu. Selain itu, papain juga merupakan salah satu enzim protease bermanfaat untuk membantu mempercepat penyembuhan luka dan membantu proses pencernaan protein.

Pepaya juga mengandung karpaina, yaitu suatu alkaloid yang berfungsi untuk mengurangi serangan jantung, peluruh cacing, mengatasi sariawan, mengatasi infeksi, meredakan demam, melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah konstipasi (sembelit). Jika dicampur dengan mangga bisa mengurangi pembengkakan dan peradangan. Selain itu, sebagai anti-amuba, antikanker, dan antioksidan.

Pir Hijau
 
Pir hijau mengandung vitamin C, kalium, magnesium, dan pektin. Pir hijau termasuk jenis buah yang banyak mengandung serat dengan kadar 2,3 gram per 100 gram bahan. Pir hijau bisa digunakan untuk meredakan panas dalam, membantu proses pencernaan, meredakan batuk sebagai antioksidan, melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah konstipasi. Pir hijau sangat baik dikonsumsi anak-anak karena kandungan seratnya tinggi. Sebenarnya serat yang dibutuhkan anak-anak bisa diperoleh dari sayuran. Namun, biasanya mereka tidak terlalu suka sayuran

Pisang
 
Buah pisang mengandung serat sebanyak 0,6 gram per 100 gram bahan. Selain itu, pisang juga mengandung vitamin A, vitamin C, fosfor, dan zat besi. Pisang bermanfaat untuk mengurangi kadar asam dalam lambung, mengobati gangguan pada lambung, menurunkan kadar kolesterol, mengobati penyakit jantung dan stroke, menurunkan demam, mengatasi demam, mengatasi alergi, dan menurunkan tekanan darah.

Kandungan kalium dan natrium dalam pisang tergolong tinggi. Kedua zat gizi ini berguna untuk meningkatkan pertumbuhan sel dan otot, meningkatkan produksi sel darah merah sehingga bisa mencegah anemia, membantu produksi energi, serta bisa memberikan kemampuan bertahan terhadap tekanan (stres). Kandungan kalium dalam pisang juga bermanfaat untuk melancarkan saluran pencernaan dan mencegah konstipasi. Pisang juga bisa berfungsi sebagai antioksidan dan antikanker

Semangka
 
Semangka mengandung serat sebanyak 0,3 gram per 100 gram bahan. Selain itu, semangka mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, magnesium, dan fosfor. Semangka bisa dimanfaatkan untuk menguatkan daya tahan tubuh, memperlambat penuaan, mencegah kanker usus, mengatasi gangguan liver, menurunkan kadar kolesterol, sebagai antikanker, sebagai anti-alergi, membantu menghilangkan kolik (sakit perut yang mendadak), mengatasi sariawan, menurunkan demam, sebagai antioksidan, dan sebagai diuretik (pembersih tubuh).

Melon
 
Melon mengandung serat sekitar 0,7 gram per 100 gram bahan. Melon juga mengandung karbohidrat, vitamin A, vitamin C, kalium, kalsium, magnesium, dan fosfor. Melon bermanfaat untuk menurunkan kadar kolesterol, menstabilkan tekanan darah, sebagai antikanker, mengatasi demam, mengobati penyakit jantung dan stroke, membersihkan sistem sirkulasi darah dari aneka racun, membersihkan kulit, sebagai antioksidan, melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah konstipasi.

Mangga
 
Mangga mengandung serat sebanyak 1,6 gram per 100 gram bahan. Selain itu, mangga mengandung vitamin A, pektin, dan fruktosa. Kandungan gizi dalam mangga bermanfaat untuk menguatkan jaringan tubuh, meningkatkan daya tahan tubuh, mengurangi dehidrasi, melancarkan saluran pencernaan, dan mencegah sembelit. Selain itu, zat gizi dalam mangga juga bisa digunakan untuk terapi kecantikan dan berfungsi sebagai antikanker. Khusus penderita diabetes millitus sebaiknya tidak mengonsumsi mangga, terutama mangga harum manis karena mengandung kadar gula tinggi.

Belimbing
 
Belimbing bermanfaat untuk meredakan panas dalam dan menghilangkan racun panas dalam, memperlancar pembuangan tinja, mencegah dan mengatasi infeksi mulut dan tenggorok, mengatasi kencing batu (jika dikonsumsi dengan madu), menurunkan kadar kolesterol, sebagai antioksidan, menurunkan tekanan darah, dan bisa digunakan untuk terapi penyembuhan penyakit diabetes millitus. Belimbing mengandung vitamin A, vitamin B, vitamin C, serta berbagai macam serat asam buah. Serat dalam belimbing 0,9 gram per 100 gram bahan.

Buah Naga
 
Kandungan serat dalam buah naga sekitar 0,7 gram per 100 gram bahan. Selain serat, buah naga juga mengandung kalium, pektin, magnesium, fosfor, dan zat besi. Buah naga juga bisa digunakan untuk memperlancar sistem pencernaan, menurunkan kandungan gula darah, mengatur keseimbangan gula darah, membantu mengatasi rematik dan asam urat, meningkatkan kesehatan organ penglihatan, membantu mengontrol kadar kolesterol darah. Kandungan serat dalam buah naga bisa digunakan untuk memperlancar proses pencernaan makanan dan mencegah konstipasi. Buah naga juga mengandung zat antioksidan sehingga bisa digunakan untuk mencegah kanker.

Sakit Pada Telapak Kaki(PLANTAR FASCITIS)

I.  PENDAHULUAN
Untuk melakukan aktivitas berjalan dan menyangga tubuh, kaki merupakan bagian penting tubuh, sehingga jika terjadi kelainan pada kaki maka aktivitas kita sehari-hari akan terhambat. Terhambatnya aktivitas ini sering dikarenakan karena rasa nyeri pada tumit yang datang secara tiba-tiba.

Gejala nyeri ini terutamanya sering disebabkan oleh “plantar fascitis” yaitu suatu peradangan pada plantar fascia (telapak kaki) atau dapat disebabkan karena saraf terjepit. Terjadinya trauma benda keras dapat juga menjadi penyebab penyakit ini.

Plantar fascia merupakan struktur mirip jaringan fibrous, yang terentang dari tulang tumit hingga tulang jari kaki, yang berfungsi sebagai penyangga bagian lengkung kaki agar bagian tersebut tidak lunglai.
Kelainan ini dapat mennyerang satu kaki, tetapi juga dapat menyerang dua kaki, nyeri ini dimulai pada tulang tumit. Pada keadaan kronis dapat mengakibatkan gangguan pada kaki, lutut, pinggul dan punggung.

II.        DEFINISI

“Plantar” adalah telapak kaki.
“Fascia” adalah jaringan pita yang sangat tebal (fibrosa) yang membentang dibawah kulit dan membentuk pembungkus bagi otot dan berbagai organ tubuh.
“itis” adalah peradangan.
Plantar Fascitis adalah penyakit yang mengenai sistem muskulus skeletal dan dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain :
    • Umur
    • Berat badan
    • Aktivtas
Sedangkan bentuk manifestasinya adalah tumbuhnya tulang pada daerah calcaneus.

III.  EPIDEMIOLOGI

Plantar Fascitis bisa terjadi pada semua usia terutama pada usia pertengahan dan usia lanjut. Pada usia-usia ini lebih beresiko untuk terjadinya Plantar Fascitis oleh karena fakto-fakto seperti pekerjaan atau aktivitas yang lebih banyak berdiri atau berjalan, obesitas, kehamilan, diabetes militus, aktivitas fisik yang berlebihan seperti pada atlit, penggunaan sepatu yang kurang tepat.

Plantar Fascitis juga bisa tejadi pada pria maupun wanita, namun frekwensi yang besar terjadi adalah pada wanita umur 40-60 tahun. Hal ini disebabkan karena fakto-faktor seperti obesitas, hormon, dan kehamilan.

IV.  PENYEBAB
Pada waktu kita berjalan, semua berat badan kita bertumpu pada tumit yang kemudian tekanan ini akan disebarkan ke plantar fascia. Sehingga ligamen plantar fascia tertarikketika kaki melangkah. Apabila kaki berada dalam posisi baik maka tegangan yang ada tidak menyebabkan masalah, tetapi apabila kaki berada pada posisi yang salah atau adanya tekanan yang berlebih maka plantar fascia akan tertarik secara berlebihan, menjadi tegang dan terasa sakit ringan yang akhirnya inflamasi (plantar fascitis). Tegang yang berulang juga dapat menyebabkan nyeri ringan dan inflamasi dalam ligamen.
Kondisi atau aktivitas yang dapat menyebabkan plantar fascitis:
1.  Faktor biomekanik seperti pronasi atau memutar telapak kaki sehingga tidak normal, telapak kaki yang sangat melengkung, telapak kaki yang datar, otot calf erat, tendon achilles erat. Pada kaki yang pronasi secara berlebihan akan menarik plantar fascia. Telapak kaki yang sangat melengkung mempunyai plantar fascia yang pendek dibanding normal. Jika ada suatu tarikan atau tekanan yang berlebihan maka juga akan menyebabkan plantar fascitis.
2.  Aktivitas atau tekanan pada kaki dapat menegangkan ligamen, seperti aktivitas yang menuntut untuk berjalan, berdiri atau melompat diatas permukaan yang keras dan dalam waktu yang cukup lama.
3.  Obesitas atau kelebihan berat badan dapat membuat tumit menahan tekanan yang lebih besar dari berat badan ketika kita berjalan. Hal ini menyebabkan plantar fascitis karena tumit mudah rusak.
4. Kehamilan dapat menambah berat badan dan merubah hormon yang dapat menyebabkan jaringan ikat untuk relaksasi menjadi lemas sehingga dapat memicu terjadinya plantar fascitis.
5. Proses penuaan (usia lanjut) menyebabkan kelenturan plantar fascia semakin berkurang. Diabetes Melitus juga salah satu faktor yang menyebabkan kerusakan plantar fascia dan sakit tumit pada orang tua.
6.   Penggunaan sepatu yang sempit atau kurang tepat.
7.   Trauma kecelakaan pada kaki kadang menyebabkan plantar fascitis.

V. GAMBAR ANATOMI











VI.  ANAMNESA

Pasien datang dengan keluhan pada pagi hari sering merasakan nyeri dibagian tumit setelah melangkah beberapa kali. Tetapi pada siang hari keluhan ini dirasakan agak berkurang bahkan pada waktu malam hari keluhan ini tidak dirasakan lagi. Tetapi keluhan ini terkadang kembali dirasakan apabila terlalu banyak melakukan aktivitas berjalan atau berdiri.

Pemanasan atau peregangan otot terlebih dahulu sangat penting dilakukan oleh para olahragawan atau pekerja berat, karena kurangnya pemanasan atau peregangan otot bisa memicu timbulnya keluhan ini.
Bila pada pemeriksaan tidak ditemukan gejala-gejala seperti diatas, pasien harus dicek lebih cermat lagi. Nyeri ini biasanya bisa timbul didepan atau dibawah tumit. Tetapi bisa juga terdapat dibawah kaki dimana letak fascia tersebut berada.

Rasa nyeri ini bisa berlangsung beberapa bulan atau bisa menjadi permanen. Terkadang gejala ini bisa timbul dan hilang setelah beberapa bulan atau beberapa tahun kemudian.

Pemeriksaan palpasi





Penderita biasanya dapat menunjukkan letak rasa nyeri tersebut dirasakan (seperti pada gambar diatas).
Pasien dengan posisi tidur dan rileks dengan kaki terlentang kemudian tangan kiri kita menyanggah kaki penderita dan tangan kanan melakukan palpasi dengan ibu jari menekan pada plantar fascianya. Jika penderita mengalami sakit maka kemungkinan pasien ini menderita plantar fascitis.

Pemeriksaan inspeksi

Apabila plantar fascitis ini telah lanjut maka penderita cara berjalannya berubah karena telapak kaki terjadi nyeri yang hebat, sehingga beban tubuh hanya ditumpu pada ujung telapak kaki (jinjit).

Pada umumnya pasien mulai berjalan jinjit karena nyeri tumit namun dengan berjalan (jinjit) atau dengan kaki bagian depan menyebabkan ketegangan pada plantar fascia yang lebih menarik tumit dan bisa membuat kondisi ini semakin memburuk (lihat pada gambar diatas).



VI.  PEMERIKSAAN PENUNJANG
A. Foto Rotgen
Foto rotgen ini awalnya  untuk memastikan ada tidaknya  Calcaneous spur. Pada penderita plantar fascitis dengan calcaneous sering tebal pada bagian fascianya dua kali dari normal.

B. Bone Scan
Pada pemerikasaan ini dapat dilihat adanya peningkatan aliran darah pada perlekatan pada fascia dengan tumit.Terutama apabila penderita merasakan nyeri yang sangat hebat.
Apabila hasilnya positif : Apabila hasilnya negative :
- Stress fraktur                                                                        – Kerusakan saraf
- Infeksi luka  bedah                                                             – Plantar fascitis
Jadi pada penderita plantar fascitis tidak terjadi peningkatan aliran darah pada perlekatan fascia dengan tumit.

C. MRI ( Magnetic Resonance Imaging )
Pada pemeriksaan ini dapat dilihat adanya plantar fascitis dengan calcaneus spur.

D. Diagnosa Banding
  • Calcaneous fracture ( stress atau traumanitis )
  • Tarsal turner syndrome
  • Ankylosing spandylitis
  • Plantar fascia rupture
  • Infeksi
  • Tumor
  • Dan kondisi lainnya yang dapat menyebabkan nyeri kulit.

VII.  PENGOBATAN
A.  Obat
Apabila terapi kurang dapat memberikan hasil, untuk mengurangi rasa nyeri, maka diberikan:
  1. NSAID ( Non Steroid Anti Inflamation Drugs )
Ex. Ibuprofen ( advil, motrin )
Untuk menghambat reaksi peradangan dan nyeri dengan menurunkan sintesa prostaglandin digunakan sebagai anti inflamasi dan analgesik, diberikan per oral. Pengobatan ini cara yang paling baik dan aman.
2. Suntikan 25 mg Cortison acetat (IV)
Suntikan 25 mg cortison acetat (IV) di insersio paponeurosis plantaris pada os. calcaneus atau tepat pada samping tubulus medial os. calcaneus.
Suntikan yang terlalu banyak dapat melemahkan serta merusak plantar fascia serta menyusutkan bantalan lemak di sekeliling tumit.
3. Methylprednisolon topical
Menurunkan peradangan dengan menekan migrasi dari sel PMN dan menurunkan permeabilitas kapiler.
Obat ini dapat menyebabkan ruptur dan atropi dari lapisan lemak dari plantar fascia.
4. NSAID lain
Contohnya Aspirin. Menurunkan respon peradangan dan efek sistemik yang mengawali terjadinya peradangan selanjutnya.

B.  FISIOTERAPI

Terapi dalam hal ini sangat dianjurkan karena biasanya dengan terapi rasa nyeri serta peradangan perlahan-lahan berkurang.
Terapi yang dapat dilakukan adalah :
a.         Terapi Panas
Dapat mengurangi kekakuan plantar fascia dan mengurangi nyeri tumit dengan
sangat simple
b.         Kompres Es
Tujuan utamanya adalah untuk menyembuhkan robekan dan mengurangi peradangan sekaligus mencegah kambuh kembali. Kompres dengan es dapat menyebabkan vasodilatasi pembuluh darah sehingga bisa mempercepat penyembuhan dan memperbaiki aliran darah. Lakukan 20 menit 3 kali sehari setelah melakukan kegiatan.
c.         Peregangan dan Pemanasan
Bertujuan untuk merenggangkan tendon achilles dengan plantar fascia serta mengoreksi factor-faktor fungsional yang beresiko dengan kekencangan dari kompleks gastrosoleus dan kelemahan dari otot-otot intrinsik kaki.
d.         Extracorporeal Shock Wave Therapy (ESWT)
ESWT adalah gelombang suara yang dikirim kepada jaringan yang meradang untuk memisahkan jaringan dari radang sehingga merangsang jaringan ini untuk memperbaiki daerah yang luka dan mengurangi rasa sakit. Terapi ini tidak boleh untuk anak-anak dan wanita hamil.
e.          Istirahat
.



Latihan
1. Latihan Wall Stretches.
Posisi tubuh menghadap dinding, berdiri sekitar dua tiga kaki dari tembok, lakukan dorongan dengan tangan anda pada tembok. Dengan kaki yang sakit di belakang dan kaki lainnya dibelakang. Dorong tembok, jadikan kaki yang depan sebagai tumpuan, sementara meregangkan kaki yang belakang, biarkan tumit kaki yang belakang menempel di lantai. Posisi ini akan meregangkan tumit. Tahan posisi ini selama 10 detik. Ulangi setidaknya 10 kali dan lakukan selama 3 kali sehari.
2. Latihan Peregangan dengan Counter Top.
Pasien menghadap depan dengan memegang counter top, letakkan kaki terpisah dengan satu kaki didepan kaki yang lain. Kemudian tekuk lutut sampai dalam posisi jongkok tahan. Posisi tumit tahan dilantai selama mungkin. Tumit dan busur kaki akan meregang dan tahan posisi ini selama 10 detik. Rileks kemudian luruskan kembali, ulangi sampai 20 kali.
3. Latihan Towel Stretching dan Cross-friction Massage.
Latihan ini dilakukan sebelum turun dari tempat tidur, jadi saat bangun tidur atau  setelah istirahat lama. Hal ini dilakukan karena saat kita tidur plantar fascia semakin mengencang.
4. Latihan-latihan tambahan.
Latihan-latihan ini dapat dilakukan saat pasien sedang beraktivitas dengan berdiri dalam jangka waktu lama (contohnya tempat kerja, dapur, dll).



Catatan:
Peregangan dengan latihan-latihan diatas ternyata berhasil untuk 83% penderita plantar fascia pada suatu studi.


Alat Bantu

Alat bantu untuk Plantar Fascitis dapat berupa :
  • Arch support dan orthotics
Pasien dengan kaki yang datar secara teori memiliki kemampuan untuk mengabsorbsi tekanan dari kaki. Untuk memperbaiki hal ini dapat dibantu dengan Arch support dan orthotics yang berfungsi untuk mengurangi tekanan pada kaki dan mengontrol biomekanik dari kaki.
  • Night splints (Bidai malam)
Night splints dirancang untuk menjaga mata kaki seseorang dalam posisi netral sepanjang malam. Kebanyakan individu biasanya tidur dengan telapak kaki dalam posisi flexi, sebuah posisi yang menyebabkan plantar fascia dalam posisi yang memendek. A Night dorsiflexion splint (bidai dorsoflixi malam) memungkinkan peregangan pasif dari betis dan plantar fascia selama tidur. Peregangan yang terjadi dapat memungkinkan untuk penyembuhan karena saat itu plantar fascia dalam posisi dipanjangkan, sehingga terjadi pengurangan tegangan saat melangkah pertama di pagi hari.










  • Silicon heel cushions
Alat bantu berupa bantalan untuk tumit sepatu yang bentuknya mirip donat dengan lubang ditengahnya. Fungsinya untuk mengurangi tekanan pada tumit kaki.
  • ProStretch dan Foot Flex
Alat ini berfungsi untuk mengurangi tekanan yang berlebihan pada plantar fascia dan tendon achilles ketika berjalan atau berlari.


C.  OPERASI
Pada penderita Plantar Fascitis tidak dapat di operasi karena dapat merusak perlekatan Muskulus Gastronemius dengan calcaneus .


D.  LARANGAN
  1. Penggunaan sepatu yang kurang tepat misalnya sepatu dengan sol tipis yang kurang bisa mendukung bagian tengah telapak dan terlalu besar di bagian tumit atau sudah tua.
  2. Memakai sepatu bertumit tinggi (lebih dari 5cm) secara rutin dapat memperpendek otot achilles dan mengencangkan otot betis. Namun Saat ini kita menggantinya dengan sepatu tumit datar   justru akan menambah ketegangan pada tumit jadi sepatu yang paling tepat adalah sepatu bertumit rendah.
  3. Aktivitas yang berlebihan pada orang-orang yang sudah berusia lanjut.
  4. Pada ibu yang hamil atau sedang menggendong bayinya dengan berdiri lebih dari 20 jam sehari
  5. Melakukan pronation yang berlebihan, dimana pronation adalah fase berjalan dan      berlari. Pronation dan peregangan yang berlebihan membuat jaringan lunak meradang. Ini bisa membangun cairan  dan sel-sel berakumulasi disebuah area yang cedera. Ini  menciptakan lingkunagn yang buruk untuk penyembuhan.
  6. Terlalu banyak melakukan aktivitas atau olah raga yang terlalu besar memberikan beban pada tumit contohnya seperti  berjalan, jogging, berlari atau melompat.


E.  SARAN YANG HARUS DIKERJAKAN
  1. Berolah raga yang mengurangi beban pada tumit contohnya berenang.
  2. Diet dan menurunkan berat badan pada penderita obesitas atau kegemukan.
  3. Melakukan latihan peregangan otot setiap hari akan meningkatkan fleksibelitas plantar fascia, otot achilles dan otot betis. Beberapa latihan peregangan diantaranya adalah :
Membersihkan jari-jari kaki dengan handuk
Meregangkan jari-jari kaki dengan bantuan jari tangan
Meregangkan betis dan tumit pada lantai
  1. Setelah bangun tidur pagi hari hendaknya duduk dengan rileks dengan kaki ditaruh  di lantai
  2. Memakai sepatu bertumit rendah antara 2,5-5 cm. Kokoh dan mendukung bagian tengah dan telapak kaki, pilih kualitas sepatu yang baik dan berkualitas untuk berjalan dan berlari.
  3. Jangan memberikan beban terlalu berat terhadap kaki
  4. Pemberian kompres es pada kaki setelah melakukan aktivitas berat
  5. Melakukan pemanasan yang cukup sebelum melakukan olah raga atau aktivitas yang berat.
.